NEWS : | SELAMAT DATANG DI SIDAK NUSANTARA. | JURU KAMERA GLOBAL TV DI TANGKAP DENSUS 88. | IMAN, JURU KAMERA GLOBAL TV DI DUGA TERLIBAT BOM SERPONG. | WALI MURID SMPN RSBI BEKASI PERTANYAKAN SDM PARA PENDIDIK KELAS RSBI. | PERESMIAN KANTOR CABANG SIDAK NUSANTARA DI PADANG SUMATRA BARAT BERLANGSUNG MERIAH. | CIKARANG TIMUR AKAN MENJADI SENTRA IKAN PATIN DI INDONESIA. | JELANG PENDAFTARAN SISWA BARU, BEBERAPA SMPN DI BEKASI TELAH MENYATAKAN TIDAK MENERIMA CALON MURID, KARENA TERBATASNYA RUANG. | POLRES KARAWANG AKAN LAKUKAN RAJIA SEPANJANG JALUR PANTURA, TERKAIT BOM.

Kamis, 17 Maret 2011

DPRD Kritik Kinerja Bupati Bekasi


DPRD Kritik Kinerja Bupati Bekasi
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi mengkri­tik keras kinerja Bupati Saduddin beserta jajarannya. Kritikan itu ter­kait kinerja bupati yang dinilai baru mencapai 10 persen. Hal itu ditegas­kan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bekasi, Marjaya, kemarin.
Cikarang, SN
Menurut Marjaya, banyak kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi tidak melibatkan para anggota dewan. Akibatnya, DPRD kesulitan mengawasi dan membantu kebutuhan masyarakat. “Kalau persoalan ini terus dibiarkan, maka masyarakatlah yang akan terus dirugikan,” paparnya.
Ia menilai, selama ini dewan hanya dijadikan penonton dan juru stempel. Sebab, semua kewenan­gan hanya ada di bupati. “Selama ini, DPRD hanya sebatas mengetahui saja, sedangkan pemegang ang­garan berada di eksekutif,” bebernya.
Selain itu, kata Marjaya, banyaknya jalan rusak disejumlah wilayah juga mendapat sorotan DPRD. Padahal usia pembangunan jalan itu kurang dari lima tahun. “Proyek pembangunan jalan belum ada lima tahun tapi sudah banyak yang hancur dan rusak. Belum lagi sejumlah kontruksi yang terbeng­kalai,” katanya.
Marjaya menambahkan, kebijakan bupati yang terus memberikan izin pembukaan areal perumahan dan industri baru kepada para investor tanpa adanya kajian dan pertimbangan yang mendalam juga dini­lai menciderai rasa keadilan rakyat.
“Seharusnya, pasca terjadinya gejolak di tengah masyarakat, akibat kehadiran perusahaan yang tidak pro rakyat menjadi pertimbangan dan pelajaran yang berharga kepada semua eksekutif,” ujarnya.
Dia berharap, bupati dalam mengeluarkan kebijakan yang bersinggungan langsung dengan rakyat harus melihat dari dua sisi yang berbeda. “Kegagalan bupati dalam memimpin sama halnya kegagalan semua pihak. Karena tidak mampu men­jalankan fungsi kontrol yang baik dan benar. Untuk itu marilah kita secara bersama-sama memperbaiki semua untuk pembangunan Kabupaten Bekasi,” saran politisi dari partai Hanura ini. (mer)

Related Articles :


Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook

0 komentar:

Posting Komentar

 

SIDAK NUSANTARA Copyright © 2011 News is Posting by Sofyantv