NEWS : | SELAMAT DATANG DI SIDAK NUSANTARA. | JURU KAMERA GLOBAL TV DI TANGKAP DENSUS 88. | IMAN, JURU KAMERA GLOBAL TV DI DUGA TERLIBAT BOM SERPONG. | WALI MURID SMPN RSBI BEKASI PERTANYAKAN SDM PARA PENDIDIK KELAS RSBI. | PERESMIAN KANTOR CABANG SIDAK NUSANTARA DI PADANG SUMATRA BARAT BERLANGSUNG MERIAH. | CIKARANG TIMUR AKAN MENJADI SENTRA IKAN PATIN DI INDONESIA. | JELANG PENDAFTARAN SISWA BARU, BEBERAPA SMPN DI BEKASI TELAH MENYATAKAN TIDAK MENERIMA CALON MURID, KARENA TERBATASNYA RUANG. | POLRES KARAWANG AKAN LAKUKAN RAJIA SEPANJANG JALUR PANTURA, TERKAIT BOM.

Kamis, 17 Maret 2011

PANEN PERDANA JAGUNG HIBRIDA P21


H. Benny Utama :
PANEN PERDANA JAGUNG HIBRIDA P21
Panen perdana jagung jenis hibrida P21 yang dikelola oleh Kelompok Tani (Keltan) Maju Jaya, Kenagarian Air Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping berlangsung meriah. Acara ini ditandai dengan panen perdana oleh Bupati Pasaman, H. Benny Utama, SH, MM, didampingi oleh Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kab. Pasaman, H. Anwir Salam, S.Sos, Kadis Tenaga Kerja dan Transmi­grasi (Nakertrans) Sumatera Barat yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Nakertrans Sumbar, serta jajaran SKPD di lingkungan Pemkab, Pasaman, selasa minggu kemaren.
Pasaman, SN
Keltan Maju Jaya yang be­ranggotakan 63 orang tersebut memanfaatkan areal pertanian se­luas 6 ha yang berlokasi di tepian Batang Sumpur, Kecamatan Lubuk Sikaping ini adalah dalam rangka pelaksanaan Program Padat Karya Produktif (PPKP). Program Pemerintah Pusat ini melalui Bidang Pelatihan dan Tenempatan Tenaga Kerja, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kab. Pasaman. Sebelumnya program ini telah dilaksanakan di Nagari Cubadak, Kecamatan Duo Koto dengan areal 5 ha dan hasil panen 28 ton.
Bupati Pasaman dalam sam­butannya merasa gembira dengan suksesnya program PPKP ini. Terbukti dengan adanya PPKP dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sehingga bias me­manfaatkan lahan tidur yang belum tergarap di Kabupaten Pasaman. Untuk itu H. Benny Utama berharap agar ke depan­nya program yang sama dapat berlanjut dan lebih ditingkatkan lagi. Selanjutnya Benny Utama berpesan agar hasil penjualan dari panen jagung Keltan Maju Jaya tersebut dapat disisihkan untuk dapat menanam kembali sehing­ga program ini dapat berlanjut.
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kab. Pasaman, H. Anwir Salam, mengatakan bahwa PPKP ini merupakan salah satu program pemerintah baik itu pemerintah pusat mau­pun pemerintah daerah. Banyak program lain yang menyentuh langsung kepada masyarakat. Seperti Kelompok Usaha Ber­sama (KUBE) yang setiap tahun­nya dialokasikan dan untuk tahun 2010 kemarin puluhan Kelompok Usaha Bersama di Kecamatan Rao dan Rao Selatan mendapat­kasn bantuan yang dananya dari Pemerintah Pusat. Kemudian ada lagi bantuan yang pos dananya berasal dari APBD Pasaman yak­ni bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang pada tahun 2010 terdapat 32 rumah yang mendapatkannya yang mana setiap nagari mendapatkan bantuan untuk satu rumah. Di tahun 2011 ini program RTLH dianggarkan untuk 9 unit rumah dan akan di sebar di beberapa Kecamatan. “Yang jelas semua program bertujuan untuk menin­gkatkan taraf hidup masyarakat serta memberikan kesempatan kerja bagi angkatasn kerja yang masih menganggur. Begitu besar perhatian darti pemerintah untuk masyarakat khususnya masyara­kat Kabupaten Pasaman” ujar Anwir Salam. (NOEL/ZOEL)


Istri Camat Wajib Dampingi Suami di Wilayah Tugas


Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pasaman, Hesty Benny Utama menegaskan, agar seluruh Ketua TP PKK Kecamatan harus ber­domisili di kecamatan setempat. Hal ini untuk lebih memacu program pemberdayaan kaum ibu di tingkat kecamatan dan nagari. 

“Mustahil bila sebuah pro­gram untuk masyarakat bisa berjalan dengan maksimal bila dilaksanakan dengan jarak jauh,” ujarnya usai melantik Ketua TP PKK di Kecamatan Tigo Nagari, kemarin. 

Selain itu, Hesty berharap Bupati Pasaman selaku Ketua Dewan Penyantun TP PKK Ka­bupaten Pasaman, untuk ikut mendukung kebijaksanaan dari Ketua TP PKK Kabupaten Pasa­man tersebut. “Melalui Ketua Dewan Penyantun TP PKK Ka­bupaten Pasaman, saya mohon kiranya turut mendorong agar masing-masing Ketua TP PKK Kecamatan ikut mendampingi ca­mat di tempat tugasnya masing-masing,” pintanya. 

Karena menurut Ny. Hesty, ketua TP PKK mulai dari tingkat pusat hingga ke nagari, meru­pakan jabatan fungsional yang mau tidak mau harus dipikul seorang ibu dalam kapasitasnya sebagai istri camat. 

Berdasarkan Kepmendagri dan Otoda nomor 53/2000, bah­wa gerakan PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) adalah gerakan nasional yang tumbuh dari, dan untuk masyara­kat dengan kaum perempuan sebagai motor penggeraknya. 

Tujuannya adalah untuk memberdayakan keluarga agar dapat meningkatkan kesejahter­aan di keluarga tersebut baik lahir maupun bathin, berbudaya dilan­dasi keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Mendukung himbauan ketua TP PKK Kabupaten Pasaman tersebut, Bupati Pasaman Benny Utama memberlakukan ketentuan kepada seluruh camat yang baru dilantik di kabupaten Pasaman, agar mengajak seluruh istri camat berdomisili dan mendampingi suami ditempat tugas masing-masing. 

“Dalam waktu seminggu kedepan setelah pelantikan ini, istri camat harus sudah mene­tap di kecamatan tempat tugas suaminya masing-masing. Jika ternyata masih ada istri camat yang tidak mau menetap ditempat tugas suaminya, maka jabatan camat yang bersangkutan akan ditunjau ulang, kalau perlu dico­pot,” demikian penegasan ketua dewan penyantun TP PKK Ka­bupaten Pasaman, Benny Utama. (NOEL/ZOEL)


Optimalkan Suplai Air Bersih PDAM FOKUS BANGUN JARINGAN DISTRIBUSI


Bengkalis, SN - Dalam meningkatkan pelay­anan dan menambah jumlah pelanggan, tahun ini PDAM Bengkalis fokus membangun jaringan distribusi, sehingga di harapkan jangkauan pelayanan air bersih bisa sampai di gang- gang. Dibanding jumlah penduduk Bengkalis, jumlah pelanggan yang menikmati air bersih masih sedikit, yakni 1.844 pelanggan. Ini disebabkan masih terbatasnya jaringan distribusi yang ada saat ini.

“Pengembangan jarin­gan distribusi harus dilakukan agar masyarakat yang belum terlayani dapat menikmati layanan air bersih dari PDAM.” Papar Kepala PDAM Mulyadi, Kamis ( 24/2). Adapun titik- ti­tik atau wilayah pengembangan jaringan distribusi yang diren­canakan tahun ini antara lain Kelapapati Darat, Kelapapati Tengah, Kelapapati Laut hingga Politeknik Bengkalis, stadion hingga arah Sungai Alam.
Pengembangan jaringan dis­tribusi ini lebih difokuskan pada kawasan- kawasan yang belum ada jaringan primer. Sementara untuk kawasan yang sudah ada jaringan primer, tapi masih terpu­tus- putus akan diupayakan untuk dikonek terus, sehingga kawasan tersebut secara menyeluruh dapat teraliri.
“ Untuk pengembangan ja­ringan distribusi, pengerjaan dilakukan Pemkab Bengkalis, sementara untuk mengkonek jaringan distribusi yang terputus-putus pihak PDAM mengupay­akan sendiri, katanya. Adapun kawasan yang akan dikonek tersebut antara lain, Jalan Sultan Syarif Kasim sepanjang 100 meter dan pertanian 600 meter. Tujuannya supaya pelayanan PDAM dapat dimaksimal dan menjangkau masyarakat hingga ke gang- gang.
Soal ketersediaan air baku waduk Wonosari menigkat musim kemarau yang sudah ber­langsung hampir sebulan, menu­rut Mulyadi kondisi air baku di waduk debitnya sudah berkurang dan belum mempengaruhi suplai air ke pelanggan.( DAR )


PEMKAB PERLU PIKIRKAN BANGUN SEKOLAH KESEHATAN


Bengkalis SN - Sebagai ibu kota kabupaten, saat ini Bengkalis belum memiliki sekolah dibidang kesehatan,
seperti Akademi Kebidanan (Akbid), Akademi Keperawatan (Akper)maupun Sekolah Tinggi Kesehatan ( Stikes).

Pemkab melalui Dinas terkait diharapkan mulai memikirkan kearah itu mengingat tenaga kesehatan di daerah ini masih minim. “ Di daerah lain Seperti Siak dan Dumai sudah ada sekolah kesehatan. Jadi tidak ada salahnya Pemkab mulai berfikir bagaiman di Bengkalis juga berdiri sekolah tersebut, “ papar Sofyan, anggota Komisi IV DPRD Bengkalis, Kamis (24/2). Disebutkannya, dengan berdirinya sekolah kesehatan didaerah ini, para tidak tamatannya nanti mampu mengisi kebutuhan tenaga medis seperti perawat dan bidan untuk rumah sakit, Puskesmas, Pustu maupu Puskesdes di Kabupaten Bengkalis.
“ Di RSUD Bengkalis saja masih banyak kekurangan tenaga perawat. Untuk jangka panjang keberadaan sekolah ini sangat dibutuhkan,”katanya.
Ide atau gagasan ini muncul, papar Sofya, adanya masukan - masukan dari sejumlah masyarakat yang berharap suatu saat anak- anak mereka tidak perlu lagi keluar daerah jika ingin melanjutkan pendidikan
dibidang kesehatan. “ Keinginanmasyarakat tersebut saya pikir sejalan dengan visi dan misi Bupati Bengkalis yang bertekad ingin menjadi Pulau Bengkalis sebagai kota pendidikan. Satker atau dinas terkait tidak ada salahnya mulai mengkaji hal ini, “ harapnya. Jika Pemkab punya kemauan untuk membangun sekolah kesehatan seperti yang diharapkan masyarakat, Dewa papar Sofyan, siap membantu penganggaran karena ini menyangkut kepentingan masyarakat. Mendukung ditempat terpisah Sekretaris KNPI Kabupaten Bengkalis M Fachrulrozy mendukung wacana tersebut. Pertimbangannya, sekolah yang bisa mencetak tenaga kerja siap pakai seperti bidang kesehatan sangnan dibuktuhkan. “ Di daerah kita memang butuh sekolahsekolah yang bisa melahirkan lulusan yang siap pakai untuk dunia kerja, salah satunya sekolah dibidang kesehatan. Pol i t eknik sudah ada , kedepan perlu juga dipikirkan bagaimana Pemkab mendirikan lembaga pendidikan di bidang kesehatan, “imbuhnya. ( DAR ).


Selasa, 08 Maret 2011

RIS PNPM LUBUK PAKU “DIDUGA” ASAL JADI




Kerinci.SN
Berdasarkan Hasil investigasi tim SN dan wartawan Pelopor dan LSM MARDEKA dilapangan dan diperkuatkan dengan penuturan sumber yang layak dipercayai mohon identitasnya dirahasiakan, menyebutkan bahwa Realisasi Pelaksanaan Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dengan jumlah dananya Rp.250.000.000,-pembuatan jalan lingkungan didesa lubuk paku Kecamatan Batang Merangin sepertinya perlu mendapatkan pengawasan yang terpadu dari pihak PU Ka.b dan instansi yang berkompeten dalam hal tersebut, pasalnya dari sorve serta diperkuat dengan penuturan dari sumber bahwa dalam pengerjaan pisik disyalir dikerjakan asal jadi diduga  melenceng dari RAB hasilnya sangatlah mengecewakan sekali harapan warga  setidaknya menjadi PR untuk pihak penaganan hukum di Kab. Kerinci dengan harapan dalam penyerapan dana bataun pemerintah melalui pemerdayaan terhadap masyarakat tepat guna sehingga oknum yang akan mengruk keuntungan dalam kegiatan tersebut bisa melaksasnakan sesuai dengan auturan yang telah diatur.  
Menurut salah satu warga yang engan disebutkan namanya menyampaikan pada SN  beberapa waktu yang lalu  pembangunan jalan usaha tani yang dikerjakan oleh OMS tersebut sudah menyalahkan aturan seperti ketebalan coran pisik demikian dengan  lebarnya seperti lokasinya disamping kantor kapolsek dan bukit marjan  batang merangin ,hal tidak wajib diacungkan cap jempol patut di usut, jangan pihak OMS tertawa masyarakat tersiksa pasalnya lebar dan ketebalan wajib dipertanyakan , dari hasil sorve ketebalan yang dimiliki secara berpariasi berkisar 5 sampai 8 Cm sedangkan lebar 105 sampai 110 Cm demikian juga  dengan pembuatan parit pelepasan air dipinggir juga dtidak dilakukan diperkriraan hampir merata pembuatan jaan usaha tani dari Ris PNPM 2010 ini disyalir asal jadi.  Akibat dikerjakan asal jadi menuai kekecewaan  bagi warga,dinilai oleh warga bahwa  paket RIS PNMP 2010 di desa lubuk paku tersebut tidak bakal bisa bertahan dan dinikmati oleh warga setempat , “ sebut sumber pada SN
Keluhan  amburadulnya pengerjaan paket RIS PNPM tersebut juga dibenarkan oleh beberapa warga setempat, bahwa pelaksanaan PNPM ini dikerjakan asal jadi oleh pihak panitia, warga menduga bahwa adanya pengerjaan asal jadi tersebut barang jelas para pengurus mendapatkan keuntungan yang banyak,” katanya. Lanjutnya berdasarkan isu yang lagi berkembang di Desa tersebut banwa panitia sudah berbagi-bagi keuntungan dari hasil Mark up sejumlah sisa dana tersebut, dalam hal itu juga menurut imformasi dari warga yang identitasnya tidak mau dituliskan, “ paparnya. “ ya kami mengharapakan jika pemerintah lagi untuk memberikan PNPM tahun depanya mohon pengurus ditukar, kami sangta mengarap program nasional ini bisa sukses dan dirasakan oleh warga dengan nyaman, “ sebutnya . “Tambahnya kalau masig mengunakan dewan pengurus OMS  yang ini lebih baik Desa ini tidak diberikan ris PNPM lagi,” pukasnya pada pelopor sedikit dengan nada kecewa  .
Keluhan yang sama juga dibeberkan oleh beberapa warga pada pelopor disebutkanya “Ya kami atas nama masyarakat sanga berharap kepada pihak yang berkompeten agar segera melakukan sorve dan ricek kelapangan jangan asal duduk dikantor terutama fasilitator yang telah ditugaskan, jangan asal memberi laporan yang muluk-muluk pada pimpinan, akibat amburadulnya pengerjaan pisik tersebut kami menduga bahwa fasalitatorpun ikut bermaian, “ sebut beberapa warga, “kasihan dana yang telah diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat terhambur begitu saja yang rugikan Negara dampak, “ beber warga lagi dengan nada kecewa ulah oknum mengerjakan asal jadi.
Menyikapi persoalan tersebut ketua OMS melalui Bendaharanya Musrida saat dikomfirmasikan pelopor dikediamanya desa lubuk paku 2.2.2011 kemerin menyampaikan adapun ketebalan yang dikerjakan sudah memenuhi ketentuan demikan juga dengan lebarnya adalah 120 Cm keseluruhanya,”sebut bendahara OMS tersebut pada pelopor .”Ditambahkanya, dalam pelaksanaan pekrjaan kami melibatkan seluruh warga bagi yang mau berkeja dengan upah sesuai dengan ketentuan, “katanya . 2/2/2011(TIM)


BUPATI KERINCI TEGOR KONTRAKTOR NAKAL



Kerinci.–SN.
            Menurut Bupati Kerinci bahwasanya Kontraktor yang mengerjakan Proyek di Kabupaten Kerinci tidak bisa berleha-leha lagi di tahun 2011, pasalnya Bupati Kerinci memberikan peringatan keras terhadap para Kontraktor yang pekerjaanya tidak beres di tahun 2010 akan tidak pakai lagi ( Blaclist ) dan tidak bias menjalakan paket proyek sebagai mana mestinya dan melanjutkan pembanguna di Kabupaten Kerinci di tahun 2011.
            Hal tersebut di ungkapkan oleh Bupati Kerinci Murasman pada saat meninjau lokasi Ibu Kota Bukit Tengah bersama peneliti ITB, menurut Bupati pada tahun 2011 ini saya tidak akan mentolerir Kontraktor yang pekerjaannya tidak beres alias tidak becus di tahun 2010 ini.” Saya pastikan tidak akan memakai jasa kontraktor yang tidak bisa bekerja dengan baik”. Tegas Bupati.
            Di uangkapkan Bupati, pada tahun 2010 ini kita akan melai melakukan pembangunan jalan dan irigasi, karena ini menjadi kebutuhan masyarakat selama ini, kalau jalan bagus dan irigasi lancar maka masyarakat sudah senang. “: silahkan kontraktor yang tidak mau bekerja sesuai aturan menyingkir di tahun 2011 ini”. Ujar Bupati dengan nada tinggi.
            Disinggung soal jumlah kontraktor yang akan di blacklist, Bupati mengatakan saya sudah menginstruksikan agar Dinas PU Kerinci menginventarisir Kontraktor yang bermasalah di tahuan 2010, karena saya akan memblacklist Kontraktor tersebut dan tidak akan mendapatkan proyek di tahun 2011 ini.
            Untuk sementara ini saya masih menunggu laporan dari Dinas PU terkait dengan kontraktor yang bermasalah dalam pekerjaannya,.” Tidak hanya CV nya yang kita blacklist tapi orang nya juga akan kita blacklist”. Tegasnya lagi.
            Bupati Kerinci Murasman juga mengharapkan kepada masyarakat jangan ragu-ragu untuk mengawasi proyek yang ada dalam Kabupaten Kerinci, “ silahkan lapor langsung dengan saya kalau ada proyek yang tidak sesuai dengan best ( SAP.EDI )


 

SIDAK NUSANTARA Copyright © 2011 News is Posting by Sofyantv