H. Benny Utama :
PANEN PERDANA JAGUNG HIBRIDA P21
Panen perdana jagung jenis hibrida P21 yang dikelola oleh Kelompok Tani (Keltan) Maju Jaya, Kenagarian Air Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping berlangsung meriah. Acara ini ditandai dengan panen perdana oleh Bupati Pasaman, H. Benny Utama, SH, MM, didampingi oleh Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kab. Pasaman, H. Anwir Salam, S.Sos, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Sumatera Barat yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Nakertrans Sumbar, serta jajaran SKPD di lingkungan Pemkab, Pasaman, selasa minggu kemaren.
Pasaman, SN
Keltan Maju Jaya yang beranggotakan 63 orang tersebut memanfaatkan areal pertanian seluas 6 ha yang berlokasi di tepian Batang Sumpur, Kecamatan Lubuk Sikaping ini adalah dalam rangka pelaksanaan Program Padat Karya Produktif (PPKP). Program Pemerintah Pusat ini melalui Bidang Pelatihan dan Tenempatan Tenaga Kerja, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kab. Pasaman. Sebelumnya program ini telah dilaksanakan di Nagari Cubadak, Kecamatan Duo Koto dengan areal 5 ha dan hasil panen 28 ton.
Bupati Pasaman dalam sambutannya merasa gembira dengan suksesnya program PPKP ini. Terbukti dengan adanya PPKP dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sehingga bias memanfaatkan lahan tidur yang belum tergarap di Kabupaten Pasaman. Untuk itu H. Benny Utama berharap agar ke depannya program yang sama dapat berlanjut dan lebih ditingkatkan lagi. Selanjutnya Benny Utama berpesan agar hasil penjualan dari panen jagung Keltan Maju Jaya tersebut dapat disisihkan untuk dapat menanam kembali sehingga program ini dapat berlanjut.
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kab. Pasaman, H. Anwir Salam, mengatakan bahwa PPKP ini merupakan salah satu program pemerintah baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Banyak program lain yang menyentuh langsung kepada masyarakat. Seperti Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang setiap tahunnya dialokasikan dan untuk tahun 2010 kemarin puluhan Kelompok Usaha Bersama di Kecamatan Rao dan Rao Selatan mendapatkasn bantuan yang dananya dari Pemerintah Pusat. Kemudian ada lagi bantuan yang pos dananya berasal dari APBD Pasaman yakni bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang pada tahun 2010 terdapat 32 rumah yang mendapatkannya yang mana setiap nagari mendapatkan bantuan untuk satu rumah. Di tahun 2011 ini program RTLH dianggarkan untuk 9 unit rumah dan akan di sebar di beberapa Kecamatan. “Yang jelas semua program bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat serta memberikan kesempatan kerja bagi angkatasn kerja yang masih menganggur. Begitu besar perhatian darti pemerintah untuk masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Pasaman” ujar Anwir Salam. (NOEL/ZOEL)
Related Articles :

0 komentar:
Posting Komentar